
iKreatif,Depok- PT Graha Loka Pangestu (GLP) membuat terobosan dan inovasi baru dalam pengembangan apartemen. Apabila pengembang lain mengembangkan apartemen untuk semua orang tanpa melihat gender, GLP menawarkan apartemen khusus untuk kaum hawa. Apartemen yang diberi nama “Adhigriya Pangestu” itu dibangun di koridor Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat.
"Apartemen ini kami gagas dengan tema spesifik dan unik serta menjadi yang pertama di Indonesia," ujar I Wayan Ekadiana Direktur GLP di Depok, disela-sela penandatangan kerjasama penunjukkan PT Adhicon Perkasa sebagai kotraktor utama proyek tersebut,Kamis (8/9/2016).
Ketika ide itu tercetus Awalnya lanjut Wayan, mereka melempar ke dua konsultan untuk visibilitas pasarnya dan keduanya mendukung. Data spesifik yang diambil secara statistik ada korelasi populasi, dimana Depok itu 50 persen-nya adalah wanita.
"Rata-rata tiap tahunnya ada 20.000 mahasiswa-mahasiswi baru dan dengan asumsi 50 persen dari mereka adalah mahasiswi maka ada captive market 10.000 orang. Ini lebih dari cukup untuk apartemen kami yang totalnya 551 unit," tambahnya.
Selain itu, apartemen yang 80 persennya ditujukan pada investor ini juga memiliki pangsa pasar cukup besar, terutama dari kalangan mahasiswi. Mahasiswi dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Pancasila, dan Universitas Gunadarma diakui Wayan menjadi pasar cukup besar bagi Female Apartment Adhigrya Pangestu.
Selain populasi wanita, pembangunan Female Apartment Adhigrya Pangestu dilatarbelakangi tingkat kriminalitas tinggi di Depok dan menyebabkan wanita kerap menjadi korbannya. "Oleh sebab itu, ada kebutuhan psikologis bagi orangtuanya untuk mencarikan putrinya tempat tinggal yang aman dan kami melihat ini sebagai kesempatan," imbuh Wayan.
Apartemen yang “mengharamkan” laki-laki tinggal di unit hunian ini lokasinya persis di sebelah Taman Melati Margonda, di atas lahan keseluruhan seluas 2.112 meter persegi. Hunian vertikal ini bakal dibangun sebanyak satu menara dengan tinggi 24 lantai.
Adapun tipe unit yang dijual di Female Apartment-Adhigrya Pangestu ini merupakan tipe studio dengan luasan bervariasi mulai dari 25 meter persegi, 28 meter persegi, 30 meter persegi, 33 meter persegi, dan 39 meter persegi. Harga per unit dibanderol mulai dari Rp 500-an juta dengan potensi sewa mencapai Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta per bulannya.
"Sampai saat ini sudah terjual 40 persen dengan komposisi 50 persen investor dan 50 persen end user," tambah Muhamad Gafani, Direktur Komersial Female Apartment-Adhigrya Pangestu. Apartemen dengan nilai proyek Rp 209 miliar ini akan dibangun oleh kontraktor utama PT Adhicon Perkasa dan diproyeksikan selesai pada 2018 mendatang. Erfendi Eka Putra