
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama islam, sudah barang tentu jumlah muslim lebih mendominasi dibandingkan agama lainnya. Sehingga akan menjadi hal yang wajar apabila ada perhatian lebih pada penganut muda di agama ini khususnya para santri. Calon-calon pemuka agama islam ini kini mendapatkan fasilitas kartu santri dan Mobile Fintech & E-Commerce Pondok Pesantren (ponpes).
Adalah Data Aksara Matra yang mengeluarkan fasilitas tersebut di hari Jumat, 28 Juli 2017 lalu. Hasnil Fajri, selaku Direktur Bisnis & Marketing PT. Data Aksara Matra menjelaskan mengenai tujuan dan fungsi dari fasilitas tersebut.
“Fungsi kartu santri multi fungsi ini antara lain sebagai E-Id untuk santri, payment produk ponpes dan produk mitra untuk santri dalam lingkungan ponpes baik via EDC (Android NFC) maupun Vending Machine, untuk absensi, sebagai kartu parkir (optional), dan bisa juga digunakan sebagai kartu debit (optional),” ujar Hasnil Fajri memberi penjelasan dengan gamblang.
Sedangkan Data Aksara Matra itu sendiri adalah Perusahaan IT lokal karya anak bangsa yang fokus membuat Solusi Bisnis Teknologi Perangkat Lunak Aplikasi dan Chip Card Operating System
Hasnil menambahkan bahwa program itu bisa dioperasikan melalui web, mobilephone maupun kartu pintar (smart card), yang salah satu fokusnya adalah di bidang Payment Solution baik Server Based maupun Card Based.
“Termasuk Financial Technologi (FinTech) yang disupport Platform e-Payment / M- Payment / Prepaid Standard MIMA buatan sendiri dengan nama “Powerhouse Network,” ujar pria berdarah Padang ini menerangkan.
Untuk Program Pesantren Industri Kementrian Perindustrian ini, PT.Data Aksara Matra bekerjasama dengan ponpes Al- Al-Ashriyyah Nurul Iman dan Bank BTN (Syariah) mengembangkan. “Tanggal 28 Juli kemarin adalah penandatangan MOU nya,“ ujar Hasnil menginformasi.
Penandatangan MOU ini disaksikan oleh Presiden Jokowi dan Mentri Perindustrian Airlangga Hartarto yang dihadiri juga Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, Mentri Sekretaris Kabinet dan Gubernur Jawa Barat, Deputy Meneg BUMN, Anggota DPR, Pimpinan perusahaan, Pimpinan SMK dan Pesantren.
Pria yang juga merupakan Ketua Umum Relawan Entrepreneur & profesional (EP) for Jokowi ini menambahkan bahwa hal ini merupakan pilot project yang rencananya akan diimplementasikan di ponpes-ponpes lainnya di seluruh Indonesia.
“Kartu Santri dan Mobile Fintech & E-Commerce ini dilengkapi dengan fitur Cek Saldo, Transfer, Cash-In (Top-Up) dan Cash-Out,” terangnya memberitakan. Ia juga mengatakan jika nantinya semua aktiftas transaksi dan administrasi di pesantren sudah “Cashless” dan menggunakan Kartu Santri (Chip Smart Card with O/S) dan “Mobile Fintech”
Berita ini tentu saja mendapat sambutan yang sangat baik dari kalangan santri dan pemuka agama islam pada khususnya, dan seluruuh warga negara Indonesia pada umumnya.
“Semoga kerjasama ini bisa menjadi berkah dan bermanfaat buat semuanya khususnya ponpes,” ujarnya menutup obrolan.